Lompat ke konten
Home » Artikel » Costia, Penyakit Ikan Koi yang Mudah Menular!

Costia, Penyakit Ikan Koi yang Mudah Menular!

Mengenal Costia, Parasit yang Menyerang Ikan Koi

Costia adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang Ikan Koi. Penyakit ini mudah menular dan dapat menyebabkan infeksi dan penyakit sekunder pada Ikan yang terserang.

Costia termasuk salah satu jenis parasit yang dapat melukai tubuh Ikan Koi dan menyebabkan rasa tidak nyaman sehingga Ikan Koi kerap menggesekkan tubuhnya pada dinding kolam atau benda yang ada disekitarnya.

Artikel agrokoi.co.id kali ini akan membahas tentang Pengertian, Gejala, Cara Pencegahan, dan Cara Pengobatan penyakit Costia pada Ikan Koi!

Sebagaimana diketahui bahwa Ikan Koi sangat rentan dalam masalah kesehatan. Ikan Koi yang terserang penyakit ini biasanya akan menjadi lesu atau bahkan dapat menyebabkan kematian. Mengapa demikian?

Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Apa itu Costia?

Costia atau dikenal dengan bahasa ilmiah Ichthyobodo adalah jenis parasit flagellata yang berukuran sangat kecil sehingga cukup sulit didiagnosis karena ukurannya. 

Ichthyobodo menyerang Ikan Koi melalui struktur seperti cakram yang memotong kulit dan memperluas mikrotubulus ke dalam sel tubuh Ikan Koi.

Costia

Parasit ini berkembang biak dengan cara membelah diri yang diawali dari penggandaan flagellata menjadi dua pasang lalu diikuti dengan pembelahan sel. 

Parasit dalam jumlah banyak dapat mempengaruhi kesehatan Ikan Koi dengan cepat bahkan dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang parah pada tubuh Ikan Koi. Parasit ini juga dapat menyebabkan pengelupasan pada sisik Ikan.

Parasit Costia biasanya muncul bersamaan dengan Ikan baru. Oleh karena itu, setiap Ikan baru harus diproses melalui karantina selama kurang lebih 1 minggu untuk diamati sebelum dimasukkan ke kolam utama.

Gejala Costia

Banyak gejala yang akan muncul akibat serangan parasit Costia. Antara lain yaitu : 

1. Tubuh Ikan Koi mengeluarkan banyak lendir sebagai upaya untuk melawan parasit yang menempel.

2. Ikan Koi mengalami sesak nafas akibat kerusakan jaringan pada insang.

3. Ikan Koi akan tampak lesu dan sering berkedip untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat parasit yang menempel.

4. Ikan Koi kehilangan nafsu makan. Pada kondisi ini Ikan Koi akan mengalami penurunan berat badan sehingga tubuhnya terlihat menyusut.

5. Tubuh Ikan Koi terdapat luka merah yang dapat mengundang bakteri atau virus sehingga dapat menyebabkan infeksi sekunder.

6. Parasit ini dapat menyebabkan pengelupasan pada kulit Ikan Koi.

7. Ikan Koi sering menggosokkan tubuhnya ke dinding kolam atau benda keras di sekitarnya dan warna tubuhnya menjadi tampak pucat.

Cara Pencegahan Costia

Costia pada Koi

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan munculnya parasit Costia yaitu : 

1. Karantina Ikan Koi

Upaya pertama yang wajib dilakukan untuk mencegah munculnya parasit Costia yaitu dengan melakukan karantina Ikan yang baru dibeli sebelum dimasukkan ke dalam kolam utama.

Karantina dilakukan untuk mencegah penyebaran jika terdapat penyakit pada Ikan Koi yang baru.

2. Menjaga Kualitas Air Kolam

Selanjutnya, pastikan untuk selalu menjaga air tetap jernih dan berkualitas. Karena kualitas air yang buruk adalah salah satu penyebab penyakit Ikan Koi dapat menyebar dengan cepat. 

Hal ini dapat dilakukan dengan menguras kolam secara rutin dan memberikan filter air pada kolam Ikan Koi.

Filter kolam memiliki fungsi untuk menjaga kualitas air kolam dan menyaring kotoran halus yang ada dalam kolam. Selain itu, obat-obatan juga perlu diberikan sebagai anti bakteri.

3. Pemberian Pakan

Pemberian pakan yang berlebihan akan menghasilkan pakan sisa yang dapat menyebabkan racun serta mengurangi kualitas air kolam. Kolam yang kotor akan mengundang penyakit yang dapat menyerang Ikan Koi.

Oleh karena itu, berikan pakan secara rutin dan secukupnya. Selain itu, Ikan Koi juga memerlukan nutrisi yang cukup dan gizi yang seimbang dalam pertumbuhannya.

4. Pemberian Vitamin

Selain nutrisi dan gizi, Ikan Koi juga memerlukan vitamin untuk menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh. Pemberian vitamin ini dapat dilakukan secara rutin.

5. Memantau Kesehatan Koi

Kesehatan Ikan Koi perlu dipantau agar jika terdapat tanda-tanda penyakit atau infeksi pada tubuh Ikan Koi, kita bisa segera mengatasinya. Ikan Koi yang terkena penyakit harus segera dipisahkan dari yang sehat untuk mencegah penyebaran penyakit.

Jika penyakit Koi tidak bisa diatasi sendiri, kita bisa mengkonsultasikan penyakit Koi ke dokter hewan atau ahli Koi.

Cara Pengobatan Costia

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati Ikan Koi yang terserang parasit ini. 

Cara pertama yang paling efektif dan terjangkau yaitu dengan merendam Ikan Koi ke dalam larutan garam. Garam dipercaya mampu membasmi parasit Costia dalam waktu 24 jam. 

Cara pengobatan tersebut dapat dilakukan dengan konsentrasi 3 gram per liter (0,3%). Hal ini dapat diulangi setelah 12-24 jam dengan menambah 3 gram hingga (0,6%). Seharusnya cara ini cukup efektif untuk menyelamatkan Ikan Koi.

Metode lain untuk mengobati Ikan Koi yaitu dapat menggunakan Formalin. Cara ini cukup efektif digunakan apabila terdapat parasit yang kebal terhadap garam. Namun bahan ini bisa menjadi racun dan memperburuk kondisi Ikan jika dosis penggunaannya tidak diperhatikan.

INFORMASI PERUSAHAAN KAMI CV. AGROTANI SEJAHTERA

Alamat Kantor : Jl. Air Mancur Jl. Desa Bedug No.15, Rembang, Kec. Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur 64171

Nomor WA : +6285791708791

Website : https://agrokoi.co.id/

YouTube: https://www.youtube.com/@AgroKoiFarm

Untuk menanyakan harga ikan koi atau ingin berkonsultasi terlebih dahulu anda bisa menghubungi kami di : WA/SMS/TELPON 085-791-708-791, atau dengan KLIK DISINI

Logo Agro Koi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan harga special hari ini.